Harga Emas Antam Terbang 28 Februari 2026, Nyesel Kemarin Nggak Beli?

20 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam melonjak tinggi pada perdagangan Sabtu (28/2/2026). Harga emas Antam terus mengalami kenaikan sepanjang pekan ini.

Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini naik Rp 40.000 menjadi Rp 3.085.000 per gram. Pada perdagangan Jumat kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 3.045.000 per gram.

Untuk diketahui, pada perdagangan Kamis dan Jumat kemarin harga emas Antam juga naik sebesar Rp 16.000 dan Rp 6.000.

Sedangkan untuk harga buyback emas Antam hari ini juga ikut naik. Hari ini harga buyback emas Antam bertambah Rp 40.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.864.000.

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.864.000 gram.

Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam Sabtu, 28 Februari 2026 untuk Butik BELM Yogyakarta:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.592.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 3.085.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 6.120.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 9.162.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 15.240.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 30.400.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 75.835.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 151.505.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 302.860.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 756.840.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.513.400.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 3.025.600.000.

Harga Emas Dunia Dekati Level Tertinggi, Catat Kenaikan 7 Bulan Beruntun

Harga emas dunia melonjak mendekati level tertinggi dalam satu bulan pada perdagangan Jumat. Logam mulia ini bahkan berada di jalur kenaikan bulanan ketujuh secara beruntun, didorong meningkatnya ketegangan geopolitik serta melemahnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari CNBC, Sabtu (28/2/2026), harga emas spot naik 0,8% menjadi USD 5.230,56 per ons, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak 30 Januari. Sepanjang Februari, harga emas telah menguat sekitar 7,6%.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup naik 1% ke level USD 5.247,90 per ons.

“Kami melihat banyak kegelisahan terkait geopolitik. Ada kondisi yang mengarah pada probabilitas tinggi operasi militer pada akhir pekan, sehingga terjadi risk-off dan arus dana mengalir ke aset safe haven,” ujar kepala analis Blue Line Futures Phillip Streible.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi pemicu utama lonjakan harga emas. Meski mediator Oman menyebut ada kemajuan dalam pembicaraan nuklir pada Kamis, negosiasi belum menghasilkan terobosan yang dapat mencegah kemungkinan serangan militer AS di tengah peningkatan aktivitas militer.

Di sisi lain, Kedutaan Besar AS di Yerusalem mengizinkan staf non-esensial dan keluarga mereka meninggalkan Israel dengan alasan keamanan.

Pasar Obligasi AS

Dari sisi pasar keuangan, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke level terendah dalam tiga bulan. Kondisi ini membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) menjadi lebih menarik karena biaya peluangnya menurun.

Streible memperkirakan target kenaikan harga emas berikutnya berada di kisaran USD 5.450, dengan level dukungan penting di sekitar USD 5.120.

Data terbaru menunjukkan harga produsen di Amerika Serikat naik lebih tinggi dari perkiraan pada Januari. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi dapat meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 42% bahwa bank sentral AS (Federal Reserve) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Juni, menurut CME FedWatch Tool.

Impor China

Dari Asia, impor bersih emas China melalui Hong Kong pada Januari melonjak 68,7% dibandingkan Desember, berdasarkan data Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong.

Sementara itu, bank sentral China juga mengambil langkah untuk menahan penguatan yuan dengan menghapus aturan cadangan risiko untuk kontrak forward valas, yang mendorong pembelian dolar AS.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 4,8% menjadi USD 92,60 per ons dan berpeluang mencatat kenaikan bulanan 9,7%.

Platinum menguat 3,4% ke USD 2.350,34 per ons, sedangkan paladium turun 0,5% menjadi USD 1.775,31, meski keduanya tetap berada di jalur kenaikan bulanan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |