Liputan6.com, Jakarta - Menjelang final Piala AFF 2026, striker Timnas Thailand Patrik Gustavsson menegaskan ambisinya menebus dua kekalahan di partai puncak sebelumnya dari Vietnam. Pernyataan itu ia sampaikan jelang laga dua leg.
Thailand lebih dulu menjadi tuan rumah di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8/2026), sebelum melawat ke markas Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).
Di semifinal, Thailand menyingkirkan Singapura lewat agregat 4-3, sedangkan Vietnam melaju dengan kemenangan agregat 4-0 atas Malaysia.
Luka 2024 Memicu Balasan Thailand
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027214/original/058451700_1732804874-My_first_game_for_Thailand__happy_to_get_my_first_goal_and_assist__Thank_you_for_all_the_support__susu____changsuek.jpg)
Perbesar
Benturan klasik Thailand versus Vietnam di final kembali terulang setelah edisi 2024 berakhir pahit bagi Gajah Perang. Kala itu, Vietnam yang dipimpin penyerang tajam Nguyen Xuan Son menang di dua leg dengan skor 2-1 dan 3-2, mengunci gelar lewat agregat 5-3.
Gustavsson menyebut kekalahan itu menjadi bahan bakar ruang ganti untuk menghadapi Golden Star Warriors di partai puncak tahun ini.
"Pengalaman itu memberikan banyak pelajaran bagi saya. Kami bisa belajar dari kesalahan di turnamen sebelumnya dan menerapkan di sini. Tim yang paling minim melakukan kesalahan di turnamen inilah yang pada akhirnya akan melangkah jauh," kata Gustavsson, dikutip dari aseanutdfc, Jumat (21/8/2026).
"Saya sudah dua kali menghadapi Vietnam di final, dan kalah dalam kedua kesempatan itu. Kami harus berani berduel dan berjuang, karena mereka tahu cara menghadapi kami, dan kami perlu membalas dengan memainkan gaya permainan mereka sendiri," tegas pemain 25 tahun itu.
Dominasi Thailand dan Ekspektasi Suporter
Sejak kejuaraan kawasan ini bergulir pada 1996, Thailand menahbiskan diri sebagai tim tersukses dengan tujuh gelar dan empat kali finis sebagai runner-up.
Catatan itu ikut melahirkan ekspektasi besar. Di mata pendukung, laga kontra rival mana pun seperti menuntut hasil maksimal tanpa kompromi.
"Saya tahu, tekanannya memang besar. Saya tidak terlalu memikirkannya, karena kami memang tumbuh besar untuk bermain sepak bola, dan saya tumbuh dengan hasrat untuk bermain di laga-laga final," lanjut pemain BG Pathum United itu.
"Sudah menjadi impian saya untuk tampil di laga final dan memenangkan trofi, jadi saya memiliki harapan terhadap diri sendiri—harapan yang muncul dari dalam diri saya. Kami perlu menepis segala hal negatif dan cukup berpikir bahwa jika berhasil memenangkan trofi, akan membuat banyak orang bangga. Itulah tujuan kami, dan itulah alasan utama kami bermain sepak bola," jelasnya.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Pemain kelahiran Swedia itu memasuki penampilan keduanya di Piala AFF. Ia melakukan debut timnas pada September 2024 di bawah Masatada Ishii dan langsung memberi dampak, dengan delapan gol dalam 11 penampilan pertamanya bersama Thailand. "Saya merasa kondisi fisik saya sangat prima, dan gaya serta metode latihan di sana sangat cocok dengan gaya permainan yang kami terapkan bersama Ishii saat itu. Saya juga merasa Ishii memberikan kepercayaan diri yang besar kepada saya di lapangan," ujar Gustavsson mengenang masa-masa awalnya bersama tim tersebut. "Bahkan jika saya melakukan kesalahan, saya tidak terlalu memikirkannya. Saya merasa dia selalu mendukung saya, dan itulah perasaan yang diinginkan seorang pemain sepak bola. Anda ingin bermain dengan penuh percaya diri, dan semuanya terasa pas dan berjalan lancar," tuturnya. "Rasanya menyenangkan bisa mencetak gol dan membantu tim. Saya berharap bisa merasakan kembali sensasi itu, terus tampil baik, dan bangkit kembali selangkah demi selangkah. Namun pada akhirnya, segalanya bermuara pada kepercayaan diri. Saat saya bermain dengan tekad kuat di lapangan, saya tidak takut pada apa pun," tandas Patrik Gustavsson.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9308723/original/067808700_1785171639-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329517/original/006399500_1787283781-nadeo_argawinata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4792067/original/066661700_1712056860-Piala_Asia_U-23_-_Ilustrasi_Australia_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7549059/original/025840900_1780324910-HJvBX9BbsAAoHOB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1643153/original/079206400_1499528239-Kabar_06.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304264/original/047197500_1784711205-IMG_7325.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5235969/original/062812600_1748464717-AP25148740127238.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329805/original/085768900_1787296810-000_1C298V.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4689044/original/023272600_1702796364-000_33XP7ML.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5318605/original/008686200_1755490571-sesko_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5339991/original/069450000_1757140686-timnas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329955/original/016075300_1787305863-Foto_04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524211/original/014798200_1772921686-Manchester_City_vs_Newcastle_United.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327273/original/057541200_1787090211-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4952509/original/046616300_1727238954-Myles_Lewis-Skelly.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391443/original/058184300_1761319630-baleba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146711/original/050715000_1740869165-julian-alvarez_199b4dd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325675/original/086906600_1786897534-000_C4T732Z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323332/original/011014700_1786609413-000_C4A46AB.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5671429/original/040391400_1778456055-AP26130758466175.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5529700/original/044352300_1773377098-Konpers_BYON_Combat_7-17.jpg)





