Dominik Szoboszlai Minta Maaf ke Fans Liverpool, Janjikan Performa Berbeda Lawan PSG

8 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Dominik Szoboszlai akhirnya buka suara usai aksinya menuai kritik dari pendukung Liverpool. Ia meminta maaf setelah terlihat bereaksi emosional terhadap suporter usai kekalahan telak dari Manchester City di ajang FA Cup.

Dalam laga yang berlangsung 4 April lalu di Etihad Stadium, Liverpool harus tersingkir setelah dihajar 0-4. Penampilan buruk tim tamu makin terasa pahit dengan hat-trick Erling Haaland serta kegagalan penalti Mohamed Salah.

Sekitar 8.000 suporter Liverpool yang hadir di stadion meluapkan kekecewaan mereka dengan siulan usai peluit akhir. Situasi itu memancing reaksi Szoboszlai yang terlihat mengangkat tangan dan menggelengkan kepala ke arah tribun sebelum akhirnya ditenangkan oleh Federico Chiesa.

Aksi tersebut langsung menuai kritik di media sosial. Sebagian fans menilai Szoboszlai bersikap arogan dan tidak menerima kritik. Menjelang laga leg kedua perempat final Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain, gelandang asal Hungaria itu pun mencoba meluruskan situasi.

“Itu hanya kesalahpahaman antara saya dan fans. Saya tidak bermaksud buruk,” ujar Szoboszlai dalam konferensi pers.“Saya tahu betapa pentingnya fans untuk klub ini. Kami bermain untuk mereka dan juga untuk diri kami sendiri.”

Ia menegaskan bahwa dirinya merasakan kekecewaan yang sama seperti para pendukung. “Jika itu dianggap salah paham, saya minta maaf. Saya tidak merasa lebih baik dari mereka, saya merasakan hal yang sama,” tambahnya.

Fokus Balikkan Keadaan di Anfield

Liverpool datang ke laga kontra PSG dengan beban kekalahan 0-2 di leg pertama di Paris. Meski begitu, kemenangan 2-0 atas Fulham di laga domestik memberi sedikit suntikan moral bagi skuad asuhan Arne Slot.

Szoboszlai pun berharap atmosfer Anfield bisa menjadi faktor pembeda. Ia yakin dukungan penuh suporter akan memberikan dorongan ekstra bagi tim.

“Anfield akan memberikan dampak besar. Bukan hanya 11 pemain di lapangan, tapi seluruh stadion. Kami tahu bagaimana rasanya bermain di sini dengan dukungan fans,” ujarnya.

Ambisi Szoboszlai

Dalam laga sebelumnya melawan PSG, Liverpool tampil pasif dengan pendekatan defensif menggunakan lima bek. Szoboszlai memastikan pendekatan berbeda akan diterapkan pada leg kedua.

“Kami memang bisa bicara soal taktik, tapi jelas akan ada perubahan. Kami sudah melihat permainan mereka di leg pertama, dan kami harus tampil habis-habisan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan segalanya di lapangan, apa pun hasil akhirnya. “Jika kami sudah memberikan segalanya dan tetap gagal, setidaknya kami bisa berkata kami sudah mencoba. Tapi saya yakin masih ada peluang besar,” tutup Szoboszlai.

Dengan tekanan besar dan ekspektasi tinggi dari publik Anfield, Liverpool kini dituntut membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di level tertinggi Eropa.

Indonesia Open 2026 Digelar Awal Juni, Harga Tiketnya Lebih Terjangkau

Read Entire Article
Bisnis | Football |