Diundi Bertemu Chelsea di FA Cup, Pemilik Wrexham Meledak Kegirangan

1 month ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Aktor Hollywood sekaligus pemilik klub, Ryan Reynolds, tak mampu menyembunyikan antusiasmenya saat mengetahui tim miliknya, Wrexham AFC, akan menjamu Chelsea FC pada putaran kelima FA Cup.

Momen itu terjadi ketika proses undian disiarkan secara langsung. Reynolds duduk berdampingan dengan sahabatnya, aktor Australia Hugh Jackman, di sebuah sofa dengan tablet di tangan. Ekspresi tegang tampak jelas di wajahnya sebelum nama Chelsea benar-benar muncul sebagai lawan.

Reynolds sempat menggertakkan gigi dan menundukkan kepala, seolah menahan napas. Ketika memastikan hasil undian di layar iPad-nya, ia terlihat membelalakkan mata dan menggenggam kedua tangannya erat-erat.

“Tunggu, tunggu… kita main di kandang?” ujarnya ke arah kamera yang merekam reaksinya.

Jackman pun langsung menyahut bahwa mereka akan menghadapi Chelsea di kandang sendiri, sesuai harapan Reynolds. Keduanya kemudian melakukan selebrasi dengan tos ganda penuh semangat. Bahkan, keduanya sempat melontarkan umpatan spontan karena tak percaya dengan hasil undian tersebut.

Atmosfer euforia itu menjadi simbol betapa besarnya arti laga ini bagi Wrexham.

Perjalanan Luar Biasa Wrexham

Sejak diakuisisi Reynolds dan Rob McElhenney lima tahun lalu, Wrexham menjelma menjadi salah satu kisah paling inspiratif dalam sepak bola Inggris. Klub asal Wales itu mencatatkan tiga promosi beruntun dan kini bersaing di Championship.

Saat ini, Wrexham menempati peringkat kedelapan klasemen dan hanya terpaut satu poin dari zona play-off promosi. Mereka bahkan memburu sejarah baru: promosi keempat secara beruntun.

Laga kontra Chelsea akan menjadi penampilan pertama Wrexham di putaran kelima Piala FA sejak 1997. Jika mampu menyingkirkan delapan kali juara tersebut, The Red Dragons hanya berjarak satu langkah dari Wembley.

Chelsea Wajib Waspada

Di atas kertas, Chelsea jelas lebih diunggulkan. Namun, sejarah menunjukkan tim asuhan Phil Parkinson bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Parkinson pernah menciptakan kejutan besar saat masih menangani Bradford City. Pada musim 2014/2015, Bradford secara sensasional menyingkirkan Chelsea asuhan Jose Mourinho dengan skor 4-2 di Stamford Bridge—ketika The Blues sedang dalam perjalanan menjadi juara Premier League.

Musim ini, Wrexham juga sudah membuktikan kapasitasnya dengan menyingkirkan tim Premier League, Nottingham Forest, lewat adu penalti setelah bermain imbang 3-3 hingga babak tambahan di putaran ketiga. Pada babak berikutnya, mereka mengatasi Ipswich dengan kemenangan tipis 1-0.

Satu-satunya noda kecil adalah kekalahan 0-2 dari Millwall di Championship, yang juga menjadi laga pertama musim ini di mana mereka gagal mencetak gol di kandang.

Jadwal Padat Jelang Duel Besar

Sebelum menjamu Chelsea, Wrexham masih harus menghadapi serangkaian laga Championship melawan Bristol City, Ipswich, Charlton, dan Watford. Konsistensi akan menjadi kunci jika mereka ingin menjaga momentum.

Di sisi lain, Chelsea juga tak memiliki jalan mulus. Setelah menjamu Burnley, mereka harus menjalani laga tandang berat ke markas Arsenal dan Aston Villa.

Kemenangan 4-0 atas Hull City di putaran keempat menjadi bekal positif bagi The Blues. Namun, perjalanan ke Wales Utara jelas tidak akan mudah, apalagi dengan atmosfer Racecourse Ground yang dikenal intim dan penuh tekanan bagi tim tamu.

Arsenal ke Final, Liverpool Jadi Lawan di Wembley: Inilah Prediksi Juara FA Cup Musim Ini

Read Entire Article
Bisnis | Football |