Disebut Provinsi China, Taiwan Protes dan Absen Pertemuan WTO

4 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Taiwan memutuskan absen dari pertemuan tingkat tinggi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Kamerun. Mereka memilih untuk melewatkan acara itu untuk pertama kalinya imbas isu nama yang digunakan untuk pulau tersebut.

Kamerun selaku tuan rumah ternyata menulis pulau demokratis tersebut sebagai "Taiwan, Provinsi China" dalam dokumen visa yang dikeluarkan untuk para delegasi sebelum berangkap ke acara 26-29 Maret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Luar Negeri Taiwan, seperti diberitakan AFP pada Selasa (24/3), mengatakan telah mengajukan "protes keras" atas situasi tersebut,

Kamerun kemudian memberikan "pembebasan visa" kepada anggota kelompok tersebut, tetapi dokumen tersebut tidak menyebutkan kewarganegaraan mereka.

Tak hanya itu, Kamerun juga disebut salah mengeja beberapa nama Inggris dan mengidentifikasi hampir semua dari delegasi yang awalnya dijadwalkan hadir ke sana sebagai perempuan.

[Gambas:Video CNN]

Kementerian Luar Negeri Taiwan menilai seluruh kekeliruan yang dilakukan itu menunjukkan negara Afrika tengah tersebut "tidak memiliki niat tulus untuk menyelesaikan masalah" selaku tuan rumah.

"Mengingat bahwa anggota delegasi kami mungkin akan menghadapi hambatan jika mereka mencoba memasuki Kamerun dengan dokumen yang penuh dengan informasi yang salah, dan untuk menjunjung tinggi martabat nasional kami, kami tidak punya pilihan selain absen," kata kementerian tersebut.

"Kementerian Luar Negeri menegaskan kembali bahwa negara kami bergabung dengan WTO sebagai 'wilayah bea cukai terpisah' yang tidak tunduk pada anggota lain, dan bahwa hak kami yang sama untuk berpartisipasi tidak boleh dilanggar."

Sebelumnya, kementerian tersebut juga menuduh Kamerun "tunduk kepada China".

China mengklaim Taiwan adalah bagian dari wilayah kedaulatannya dan telah mencoba untuk menghapus pulau yang berpemerintahan sendiri itu dari panggung internasional dengan memblokir atau menghambat aksesnya ke forum global.

Sementara itu, WTO menolak untuk berkomentar.

Taiwan sudah bergabung dengan WTO sejak 2002, tak lama setelah China, dan nama resminya di organisasi tersebut adalah Wilayah Bea Cukai Terpisah Taiwan, Penghu, Kinmen dan Matsu (Taipei China).

(afp/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Bisnis | Football |