Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Juventus vs Lazio pada pekan ke-24 Liga Italia 2025-2026 di Allianz Stadium berakhir dengan skor 2-2, Senin, 9 Februari 2026 dini hari WIB. Hasil ini terjadi setelah Juventus tertinggal dua gol lebih dulu sebelum bangkit di babak kedua.
Lazio unggul lewat Pedro pada menit 45+2 dan Gustav Isaksen pada menit 47 melalui skema serangan balik cepat. Juventus merespons lewat gol Weston McKennie pada menit 59 dan penyama kedudukan Pierre Kalulu pada menit 90+6.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menilai laga tersebut sebagai ujian mental bagi timnya. Ia menegaskan tekanan justru menjadi sarana untuk mengukur apakah tim pantas berada di level tertinggi.
Statistik yang Menggambarkan Dominasi Juventus
Juventus mencatatkan 33 tembakan sepanjang pertandingan, sementara Lazio hanya delapan kali mencoba peruntungan. Dominasi itu tidak langsung berbanding lurus dengan hasil karena kesalahan sendiri kembali memberi keuntungan bagi lawan.
Sepanjang musim Serie A, Juventus tercatat sebagai tim dengan jumlah kesalahan terbanyak yang berujung pada kebobolan gol. Fakta ini membuat permainan dominan kerap terasa rapuh ketika menghadapi serangan balik.
Spalletti mengakui tuntutan taktik yang ia berikan turut memengaruhi situasi tersebut. “Itu mungkin kesalahan dari tuntutan yang kami berikan kepada para pemain,” kata Spalletti kepada DAZN Italia.
Ia menjelaskan bahwa tim diminta langsung memainkan bola setiap kali merebut penguasaan dari lawan. “Dalam periode ini, saya meminta mereka segera memainkan setiap bola yang direbut, bukan membuangnya,” ujarnya.
Reaksi Tim Jadi Modal Penting
Kesalahan individu tetap dianggap sebagai bagian dari proses permainan. “Kesalahan bisa terjadi, Locatelli adalah salah satu pemain terbaik kami musim ini, jadi kehilangan bola sekali tidak merusak segalanya,” ucap Spalletti.
Ia juga menyinggung faktor keberuntungan dalam gol lawan. “Masih ada cara kami bertahan, bagaimana kami menutup ruang tembak, lalu ada pantulan bola yang sial, itulah sepak bola,” tuturnya.
Spalletti menilai aspek terpenting dari laga ini adalah reaksi tim setelah tertinggal dua gol. “Yang harus kami bangun adalah reaksi tim dan performa secara keseluruhan,” katanya.
Ia mengingatkan agar peningkatan tempo tidak berubah menjadi permainan tanpa kontrol. “Kami perlu mempercepat permainan, tetapi tidak menjadi kacau, sedangkan hari ini kami terlalu terburu-buru dalam beberapa situasi,” ujarnya.
Menikmati Tekanan sebagai Ujian Mental
Menurut Spalletti, Juventus harus belajar menikmati situasi sulit sebagai bagian dari identitas tim besar. “Kami harus hidup dalam tekanan, itulah kegembiraan sepak bola ketika harus membalikkan skor 0-2 di awal babak kedua,” katanya.
Ia melihat momen tersebut sebagai ujian karakter dan ketenangan. “Di situlah Anda menguji diri sendiri dan melihat apakah bisa menangani ketegangan di level tertinggi,” ucapnya.
Spalletti menambahkan bahwa karakter muncul saat tim berada dalam kondisi terburuk. “Karakter berarti ketika semuanya berjalan salah dan Anda tetap memiliki kepala dingin untuk mengambil keputusan,” tuturnya.
Hasil imbang dalam laga Juventus vs Lazio menjadi pengingat bahwa kualitas teknis harus diiringi kedewasaan mental. Kebangkitan di babak kedua memberi sinyal bahwa Juventus masih memiliki fondasi untuk berkembang di tengah tekanan kompetisi.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A/Liga Italia
Pujian untuk Bruno Fernandes, Sosok Kunci di Balik Stabilitas MU!

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536002/original/022636700_1774219102-000_A4AM329.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535998/original/078520100_1774216716-AP26081779221027.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535996/original/058931500_1774215720-AP26081726131601__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529271/original/055287400_1773317607-arsenal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535989/original/067848200_1774203016-jeremy-doku-martin-zubimendi-arsenal-manchester-city-duel-piala-liga-inggris-final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492379/original/012389100_1770172312-AP26034773179009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535976/original/057760700_1774191995-Ronald_Araujo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535799/original/077705900_1774137367-unnamed__64_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535816/original/097111200_1774143223-unnamed__66_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447772/original/095311800_1765963167-20251211AA_Veda-3__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356634/original/017898400_1758476865-AP25264572206649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535972/original/033302700_1774190206-lamine-yamal-pedro-diaz-barcelona-rayo-vallecano-berebut-bola-la-liga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535967/original/061974200_1774185550-AP26081435107504.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363913/original/052183900_1758990431-AP25270534108804.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504241/original/056901700_1771228693-HBLpAFoX0AAai1f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535776/original/075829900_1774128085-mattia-perin-juventus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356852/original/021339600_1758512504-noni_madueke_nico_oreilly_arsenal_vs_man_city_ap_kin_cheung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535767/original/098866600_1774118318-strahinja-pavlovic-ac-milan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535788/original/060860100_1774135037-Everton_vs_Chelsea-1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425002/original/013314700_1764201159-AP25330803907927.jpg)