Cristian Chivu Bawa Inter Juara Liga Italia, Puji Kerja Keras Pemain

2 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Cristian Chivu membawa Inter Milan memastikan gelar Liga Italia usai menang 2-0 atas Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan itu diraih saat kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar bagi Inter di musim penuh tantangan. Mereka harus beradaptasi setelah kepergian Simone Inzaghi pada awal musim.

Chivu sendiri sebelumnya belum memiliki pengalaman melatih di level tertinggi. Ia hanya memimpin beberapa pertandingan bersama Parma sebelum menangani tim utama Inter.

Meski sempat mengalami awal yang tidak stabil, Inter akhirnya tampil konsisten hingga meraih gelar ke-21. Chivu pun mencatat sejarah baru bersama tim yang pernah ia bela sebagai pemain.

Kebanggaan Chivu atas Pencapaian Inter

Chivu mengungkapkan kebahagiaannya setelah Inter memastikan gelar juara musim ini. Ia merasa memiliki keterikatan kuat dengan perjalanan klub.

Sebagai mantan pemain, ia telah lebih dulu mencatatkan sejarah bersama Inter. Kini ia kembali menorehkan prestasi sebagai pelatih.

"Saya sudah menjadi bagian dari sejarah Inter sebelum scudetto ini," kata Chivu.

"Saya senang untuk para pemain ini, untuk klub dan untuk para penggemar," lanjut Chivu.

Kerja Keras Jadi Kunci Kesuksesan

Chivu menyoroti bagaimana para pemain mampu bangkit dari situasi sulit di awal musim. Ia memuji semangat tim yang terus bekerja keras.

Menurutnya, Inter berhasil membangun kembali fondasi tim hingga mampu bersaing di level tertinggi. Hal itu menjadi kunci keberhasilan mereka musim ini.

"Tim melakukan pekerjaan dengan baik untuk bekerja keras, membangun kembali, dan menemukan motivasi yang tepat untuk menjalani musim yang kompetitif," ujar Chivu.

"Mereka melakukannya, dan saya senang untuk mereka, scudetto ke-21 adalah bab penting dalam sejarah klub besar ini," tegas Chivu.

Momen Spesial bagi Chivu

Kesuksesan ini memiliki makna tersendiri bagi Chivu secara pribadi. Ia pernah merasakan gelar bersama Inter saat masih aktif bermain.

Kini, ia kembali merasakan kebahagiaan serupa dari sisi yang berbeda sebagai pelatih. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

"Saya sama bahagianya seperti saat saya menang sebagai pemain, meskipun saat itu saya lebih muda, berambut lebih panjang, dan sedikit lebih sedikit uban," ungkap Chivu.

Inter berpeluang meraih gelar ganda domestik jika mampu mengalahkan Lazio pada final Coppa Italia di Roma pekan depan. Kemenangan di laga tersebut akan memastikan mereka menyapu bersih dua trofi dalam satu musim.

Sumber: Ansa

Persaingan Sengit di Liga Italia

Pelatih Juventus Bingung Direktur Verona Emosi: Pemain Mereka Gampang Terjatuh!

Read Entire Article
Bisnis | Football |