Calon Lawan Inter Milan dan Juventus di Play-off Liga Champions: Reuni dengan Jose Mourinho?

6 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Fase liga Liga Champions 2025/2026 telah resmi berakhir dan peta persaingan menuju babak gugur mulai terlihat jelas. Wakil Italia, Inter Milan dan Juventus, masih memiliki peluang, meski harus melewati jalur play-off yang sarat risiko.

Inter Milan dan Juventus menjadi dua tim Serie A yang kini paling disorot. Keduanya finis di posisi play-off dan menanti undian yang akan menentukan arah perjalanan mereka di Eropa pada Februari mendatang.

Inter tampil sebagai tim Italia dengan peringkat terbaik di fase liga. Kemenangan 2-0 di kandang Borussia Dortmund memastikan pasukan Cristian Chivu finis di posisi ke-10 dan masuk jalur unggulan.

Sementara itu, Juventus harus puas berada di peringkat ke-13 setelah bermain imbang tanpa gol di markas AS Monaco. Posisi tersebut tetap memberi status unggulan, tetapi potensi lawan yang menanti tetap jauh dari kata ringan.

Calon Lawan Inter Milan: Ancaman Mourinho dan Faktor Kejutan

Sebagai unggulan di babak play-off, Inter Milan akan diundi bersama Real Madrid. Dua raksasa ini dipastikan menghadapi tim yang finis di peringkat ke-23 atau ke-24 fase liga.

Artinya, Inter berpeluang bertemu Benfica asuhan Jose Mourinho atau wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Dua nama dengan karakter berbeda, tetapi sama-sama berbahaya dalam konteks dua leg.

Benfica racikan Mourinho menjadi sorotan utama. Pengalaman sang pelatih di Liga Champions, ditambah pemahamannya terhadap sepak bola Italia, bisa menjadi ancaman serius bagi Nerazzurri.

Di sisi lain, Bodo/Glimt menawarkan ancaman dengan intensitas tinggi dan permainan langsung. Inter di atas kertas lebih unggul, tetapi sejarah Liga Champions kerap menunjukkan bahwa tim non-unggulan bisa memberi kejutan.

Juventus dan Jalan Terjal Menuju 16 Besar

Juventus juga masuk kategori unggulan dalam undian play-off. Finis di posisi ke-13 membuat tim asuhan Luciano Spalletti akan dipasangkan dengan peringkat ke-19 atau ke-20.

Dua calon lawan tersebut adalah Club Brugge dan Galatasaray. Keduanya bukan nama besar Eropa, tetapi memiliki karakter yang kerap menyulitkan tim tamu.

Galatasaray dikenal dengan atmosfer kandang yang intimidatif dan permainan fisik yang agresif. Juventus harus siap secara mental jika hasil undian mempertemukan mereka dengan wakil Turki tersebut.

Sementara Club Brugge menawarkan disiplin taktik dan transisi cepat. Juventus jelas diunggulkan dari sisi pengalaman, tetapi performa inkonsisten di fase liga membuat Bianconeri tidak boleh lengah dalam duel hidup-mati ini.

Man City vs Galatasaray: Pasukan Pep Guardiola Hindari Jadwal Padat Play-off Liga Champions

Read Entire Article
Bisnis | Football |