Bodo/Glimt vs Inter: Dua Gol Cepat Babak Kedua Hantam Nerazzurri

1 month ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Bodo/Glimt menorehkan hasil mengejutkan dengan menekuk Inter Milan 3-1 pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026. Laga yang berlangsung di Aspmyra Stadion itu dimulai pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, tepat pukul 03.00 WIB.

Gol-gol tuan rumah dicetak oleh Sondre Brunstad Fet pada menit ke-20, Jens Petter Hauge di menit ke-61, dan Kasper Hogh di menit ke-64. Satu-satunya gol Inter disumbangkan Francesco Pio Esposito pada menit ke-30.

Selama 90 menit, Inter berupaya mendominasi lewat pengalaman dan tekanan yang dibangun secara bertahap. Namun, efektivitas serangan balik Bodo/Glimt yang cepat dan terorganisir menjadi faktor pembeda yang menentukan jalannya pertandingan.

Kekalahan ini menempatkan Inter dalam posisi yang sangat sulit untuk merebut tiket ke babak 16 besar. Kedua tim dijadwalkan bertemu kembali pada leg kedua pekan depan di Giuseppe Meazza, yang akan menjadi laga hidup-mati bagi Nerazzurri.

Babak Pertama

Inter langsung mengambil kendali sejak menit-menit awal. Lautaro Martinez membuka ancaman pada menit kelima, namun tembakannya berhasil dihalau barisan pertahanan Bodo/Glimt.

Tuan rumah perlahan bangkit dari tekanan dan mulai berani melancarkan serangan balik. Peluang pertama Bodo/Glimt muncul lewat situasi bola mati di menit kesembilan, meski sundulan Odin Bjortuft masih belum menemukan sasaran.

Keberanian Bodo/Glimt akhirnya terbayar pada menit ke-20. Rangkaian umpan cepat di area kotak penalti dituntaskan Sondre Brunstad Fet dengan sepakan keras yang bersarang di sudut atas gawang Yann Sommer.

Inter merespons dengan menggenjot intensitas serangan. Pada menit ke-26, tembakan keras Matteo Darmian nyaris membuahkan gol penyeimbang, namun bola justru membentur tiang gawang.

Kesetaraan skor akhirnya tercapai empat menit kemudian. Memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang, Francesco Pio Esposito memutar badan dan melepaskan tembakan rendah yang tidak mampu dijangkau Nikita Haikin.

Menjelang turun minum, Inter terus menekan melalui bola-bola mati dan umpan silang dari sisi sayap. Pertahanan Bodo/Glimt tetap kokoh dan skor 1-1 pun terbawa hingga akhir babak pertama.

Babak Kedua

Inter sempat hampir membalikkan keadaan segera setelah babak kedua dimulai. Esposito dan Martinez bergantian mendapat peluang emas, namun penyelesaian yang kurang sempurna dan tiang gawang menggagalkan upaya keduanya.

Justru Bodo/Glimt yang tampil semakin tajam seiring tekanan Inter mulai mereda. Pada menit ke-49, Yann Sommer dipaksa melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tembakan jarak dekat Kasper Hogh. Gol kedua tuan rumah lahir dari kesalahan Inter dalam mendistribusikan bola di menit ke-61. Bodo/Glimt langsung memanfaatkan celah itu, sebelum Jens Petter Hauge melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok atas gawang. Tiga menit berselang, keunggulan Bodo/Glimt semakin jauh. Ole Blomberg memberikan umpan matang yang dengan mudah dituntaskan Kasper Hogh melalui tap-in untuk membuat skor menjadi 3-1. Pelatih Inter, Cristian Chivu, langsung merespons dengan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Marcus Thuram dan Piotr Zielinski. Meski Inter berulang kali mengancam lewat umpan silang dan tembakan jarak jauh, seluruh upaya mereka selalu berhasil digagalkan. Hingga peluit panjang berbunyi, Inter tidak mampu menambah gol. Bodo/Glimt menutup laga dengan kemenangan 3-1 dan membawa modal berharga menuju leg kedua di kandang Inter.

Read Entire Article
Bisnis | Football |