Atletico vs Barcelona, Eric Garcia Emosi Gara-gara VAR dan Kartu Merah

1 month ago 36

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan telak harus ditelan Barcelona saat bertandang ke markas Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Duel yang digelar di Riyadh Air Metropolitano, Jumat (13/02/2026), itu diwarnai keputusan kontroversial VAR.

Blaugrana dipermalukan 0-4 oleh tuan rumah dalam laga yang berjalan timpang khususnya di babak pertama. Tim asuhan Hansi Flick sudah tertinggal empat gol hanya dalam 45 menit pertama.

Petaka bagi Barcelona dimulai lewat gol bunuh diri Eric Garcia pada menit keenam. Setelah itu, Atletico tampil menggila dan terus menghukum pertahanan tim tamu.

Di tengah upaya bangkit pada babak kedua, Barcelona kembali dipukul oleh keputusan VAR yang memicu perdebatan panjang. Situasi itulah yang kemudian memancing kritik tajam dari Eric Garcia usai laga.

Kritik Keras Eric Garcia terhadap VAR

Gol Pau Cubarsi pada menit ke-51 sempat memberi harapan bagi Barcelona untuk memperkecil ketertinggalan. Namun harapan itu sirna setelah tinjauan VAR selama delapan menit membatalkan gol tersebut karena offside.

Masalahnya, teknologi offside semi-otomatis dilaporkan tidak berfungsi sehingga petugas VAR harus menarik garis secara manual. Proses yang memakan waktu lama itu membuat pertandingan terhenti hampir sepuluh menit dan memancing kemarahan kubu tamu.

Eric Garcia menjadi salah satu pemain yang secara terbuka mengkritik keputusan tersebut. Ia menilai penghentian laga selama beberapa menit untuk situasi yang dianggapnya tidak jelas sebagai sesuatu yang memalukan.

“Saya pikir sangat memalukan bahwa pertandingan dihentikan selama enam menit untuk memutuskan apakah itu offside atau tidak padahal mereka memiliki wasit otomatis. Offside yang bahkan tidak terlihat. Kita sudah mempersulit diri sendiri, dan kemudian ditambah lagi dengan ini. Kita tahu siapa lawan kita, dan kita harus terus maju,” katanya kepada MD, via Football Espana.

Protes soal Kartu Merah

Malam buruk Eric Garcia tidak berhenti pada gol bunuh dirinya di awal laga. Bek Barcelona itu juga harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah kartu kuningnya diubah menjadi kartu merah pada menit ke-85.

Awalnya, wasit hanya memberi kartu kuning setelah Garcia terlambat dalam duel dengan Baena. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan tersebut direvisi menjadi kartu merah karena dinilai menghalangi peluang mencetak gol yang jelas.

Garcia merasa keputusan itu terlalu mudah merugikan timnya. Ia bahkan membandingkan insiden tersebut dengan pelanggaran lain yang menurutnya lebih layak diganjar kartu merah.

“Pelanggaran Giuliano terhadap Balde jelas-jelas kartu merah. Kemudian kartu merah saya karena terpeleset, tetapi ia juga menghantam saya. Sepertinya sangat mudah untuk memberikan kesalahan kepada kami,” keluh Garcia.

(Football Espana)

Barcelona Dibantai Atletico, Gol Cubarsi Dianulir VAR, Frenkie de Jong Murka: Ini Skandal!

Read Entire Article
Bisnis | Football |