Jakarta, CNN Indonesia --
Militer Amerika Serikat telah menghabiskan dana hingga US$6 miliar atau Rp101 triliun dalam sepekan pertama menggempur Iran.
Jumlah pengeluaran itu disampaikan pejabat Kementerian Pertahanan ke Kongres AS pada pekan ini, demikian dikutip Anadolu Agency, Minggu (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari angka yang ada, sebanyak US$4 miliar atau sekitar Rp67 triliun dialokasikan untuk amunisi dan pencegat dalam menembak rudal Iran.
Media New York Times, yang juga dilansir Anadolu, melaporkan AS berhasil menghantam 4.000 rudal, termasuk peluncur rudal, kapal angkatan laut, dan pertahanan udara Iran.
Kepala Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, mengatakan peluncuran rudal balistik Iran turun 90 persen sejak hari pertama pertempuran, dan serangan drone turun hingga 83 persen.
Namun, Iran dilaporkan tetap punya persenjataan yang tangguh, termasuk sekitar 50 persen dari program rudal mereka.
Di luar pencapaian tersebut, pengeluaran anggaran militer AS memicu kritik dari berbagai pihak. Mereka menilai rudal pencegat yang bernilai jutaan dolar menyebabkan kekurangan di medan strategis lain.
Saat ini, anggota parlemen sedang khawatir menghadapi permintaan anggaran tambahan dari pemerintah beberapa pekan mendatang.
Namun, pejabat Pentagon ingin menekankan momentum melawan kemampuan Iran sembari menyeimbangkan prioritas pertahanan nasional jangka panjang.
Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak akhir Februari. Serangan mereka menyebabkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan keluarganya meninggal.
Hingga kini, korban tewas akibat serangan bersama AS-Israel mencapai lebih dari 1.000 jiwa.
Di hari yang sama, Iran meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer AS di negara-negara Timur Tengah.
(isa/dna)

6 hours ago
10




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)