Arsenal Cuma Menang 1-0 Itu Sungguh Disayangkan

9 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal membawa pulang kemenangan 1-0 dari markas Napoli pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026-27, Kamis (10/9/2026). Martin Odegaard menjadi penentu lewat gol pada menit ke-75 setelah The Gunners menciptakan banyak peluang.

Hasil akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan karena Arsenal berkali-kali mengancam gawang Alex Meret. Bukayo Saka, Mikel Merino, Piero Hincapie, dan Noni Madueke memiliki peluang yang seharusnya bisa membuat keunggulan lebih besar.

Mikel Arteta pun menilai anak asuhnya tampil sangat baik dalam pertandingan yang berlangsung di Naples. Pelatih Arsenal tersebut hanya menyesalkan kegagalan timnya memaksimalkan sejumlah peluang besar.

Arsenal Dominan, tetapi Kurang Efektif

Arsenal langsung tampil agresif dan mendapatkan peluang pertama pada menit ke-14 melalui aksi Saka. Tendangan salto dari umpan Viktor Gyokeres masih tepat mengarah kepada Meret sehingga belum menghasilkan gol.

Peluang berikutnya hadir ketika umpan silang Saka diteruskan Eberechi Eze kepada Merino. Sundulan gelandang asal Spanyol itu masih mampu ditepis Meret melalui penyelamatan akrobatik.

Saka kembali mendapatkan kesempatan emas menjelang turun minum setelah menerima umpan terobosan dari Odegaard. Berada dalam posisi bebas, penyerang Inggris itu justru mengangkat bola terlalu tinggi hingga melewati mistar.

Odegaard Akhiri Kebuntuan

Arsenal terus menciptakan peluang setelah pertandingan memasuki babak kedua. Bola liar yang jatuh kepada Hincapie di dalam kotak enam yard belum mampu diarahkan ke gawang Napoli.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-75 melalui Odegaard. Kapten Arsenal itu menemukan ruang di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengenai tiang dan kemudian masuk ke gawang.

Arteta menilai kemenangan tersebut layak didapatkan timnya, tetapi margin skor seharusnya lebih besar. "Jumlah peluang yang kami ciptakan, saya rasa performa ini mungkin tidak mencerminkan hasilnya. Seharusnya jauh lebih besar dalam lingkungan yang sangat sulit dan menghadapi lawan yang sangat tangguh," ujar Arteta kepada TNT Sports.

Arteta dan Rice Soroti Penyelesaian

Arteta puas dengan keberanian serta kualitas permainan timnya ketika menghadapi Napoli. Ia menilai Arsenal mampu menciptakan banyak situasi berbahaya, tetapi penyelesaian akhir menjadi satu-satunya penyesalan.

"Sayang sekali kami melewatkan begitu banyak peluang besar. Di hari lain, hasilnya akan berbeda," kata Arteta.

Declan Rice memiliki penilaian serupa terhadap pertandingan tersebut. "Kami memiliki begitu banyak peluang dan seharusnya bisa lebih efektif. Ini tetap malam yang bagus, tetapi kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol," ujar Rice kepada Canal+.

Odegaard, yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, juga mengakui timnya seharusnya mencetak lebih banyak gol. "Kami bermain dengan sangat baik dan seharusnya mencetak lebih banyak gol, tetapi akhirnya kami berhasil," ujar sang kapten kepada TNT Sports.

Sumber: UEFA.com

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Banjir Besar Melanda Jelang Asian Games 2026, Tim Indonesia Siapkan Skenario Alternatif

Read Entire Article
Bisnis | Football |