Akankah Arsenal Mendapat Guard of Honour dari Crystal Palace? Begini Tradisi di Liga Inggris

6 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal akhirnya memastikan diri sebagai juara Liga Inggris musim ini. Setelah gelar resmi dikunci, perhatian kini mengarah ke laga terakhir menghadapi Crystal Palace di Selhurst Park. Banyak yang penasaran apakah The Gunners bakal menerima guard of honour dalam pertandingan tersebut.

Kepastian Arsenal menjadi kampiun hadir usai Manchester City kalah dari Bournemouth sehari sebelumnya. Hasil itu langsung memicu perayaan besar di Emirates Stadium, sementara para pemain dan staf turut merayakannya di markas latihan London Colney. Atmosfer sukacita pun langsung terasa di seluruh kubu Meriam London.

Di tengah suasana penuh perayaan itu, Mikel Arteta memilih menikmati momen bersama keluarganya. Meski begitu, sang manajer dipastikan tetap menjadi sorotan utama saat Arsenal memainkan pertandingan penutup musim akhir pekan ini.

Perayaan Arsenal sendiri belum benar-benar berakhir. Selain seremoni pengangkatan trofi seusai laga, skuad Arteta juga berpeluang menerima guard of honour sebelum pertandingan kontra Crystal Palace dimulai. Tradisi tersebut biasa dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tim yang sukses merebut gelar liga.

Tradisi Guard of Honour di Premier League

Guard of honour merupakan tradisi yang sudah lama dikenal di sepak bola Inggris. Biasanya, tim lawan akan berdiri membentuk dua barisan sambil memberikan tepuk tangan ketika tim juara memasuki lapangan pertandingan. Hal itu dianggap sebagai simbol respek antarklub profesional.

Tradisi tersebut umumnya terus dilakukan hingga pekan terakhir kompetisi selesai. Karena itulah, Crystal Palace diperkirakan tetap akan memberikan penghormatan kepada Arsenal saat kedua tim bertemu di Selhurst Park.

Walaupun sudah menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun, guard of honour sejatinya tidak tercantum dalam aturan resmi Premier League. Tidak ada kewajiban bagi klub untuk melakukannya, dan tidak ada hukuman bila sebuah tim memilih menolak memberikan penghormatan.

Prosesi itu murni lahir dari budaya sportivitas di sepak bola Inggris. Meski Palace masih memiliki agenda penting berupa final Conference League beberapa hari setelah pertandingan, tim racikan Oliver Glasner diyakini tetap akan menjalankan tradisi tersebut untuk Arsenal.

Sejarah Guard of Honour di Liga Inggris

Manchester United era Sir Alex Ferguson tercatat sebagai tim pertama yang menerima guard of honour di Premier League. Momen itu terjadi ketika mereka bertandang ke Goodison Park menghadapi Everton pada Mei 2003.

Sejak saat itu, tradisi guard of honour beberapa kali kembali muncul di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Beberapa juara liga bahkan mendapatkan penghormatan lebih dari sekali karena memastikan titel sebelum musim berakhir. Leicester City misalnya, menerima guard of honour dari Everton dan Chelsea saat menjuarai Premier League musim 2015/16. Sementara Manchester City memperoleh empat guard of honour ketika tampil dominan pada musim 2017/18. Adapun rekor terbanyak masih dipegang Liverpool pada musim 2019/20. Tim asuhan Jurgen Klopp kala itu menerima tujuh guard of honour dari seluruh lawan tersisa di tengah musim yang berlangsung tanpa penonton akibat pandemi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |