4 Hari Perang Lawan Iran, AS Rugi Alat Militer Hampir Rp33 Triliun

11 hours ago 14

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat mengalami kerugian hampir senilai US$2 miliar atau sekitar Rp33,8 triliun nilai peralatan militer dalam empat hari pertama operasi militer terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).

Salah satu penyumbang besar kerugian adalah sistem radar peringatan dini AN/FPS-132 senilai sekitar US$1,1 miliar (sekitar Rp18,6 triliun).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem itu ditempatkan di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, dan rusak setelah terkena serangan rudal Iran.

Selain itu, tiga pesawat tempur F-15E Strike Eagle hilang dalam insiden tembakan oleh pertahanan udara Kuwait, dengan biaya pengganti diperkirakan sekitar US$282 juta (sekitar Rp4,7 triliun).

Dilansir Anadolu Agency, dalam serangan balasan Iran, dua terminal komunikasi satelit di markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain rusak.

Kedua terminal SATCOM yang menjadi sasaran itu diidentifikasi sebagai AN/GSC‑52B, dengan perkiraan nilai sekitar US$20 juta (sekitar Rp337 miliar).

Sementara, komponen radar AN/TPY-2 dari Sistem Anti-Rudal Balistik (THAAD) yang ditempatkan di Uni Emirat Arab juga dilaporkan hancur, dengan perkiraan nilai hingga US$500 juta (sekitar Rp8,4 triliun).

Total kerusakan aset militer AS di kawasan akibat serangan Iran diperkirakan mencapai sekitar US$1,902 miliar (sekitar Rp32,1 triliun).

Sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai, Iran telah menargetkan setidaknya tujuh pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.

Sejumlah lokasi itu termasuk markas Armada Kelima di Bahrain, Camp Arifjan dan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, pangkalan di Irak dan Uni Emirat Arab, serta Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.

Serangan ini menewaskan sedikitnya enam personel militer AS yang berada di lokasi Camp Arifjan dan merusak sejumlah fasilitas penting di Camp Buehring.

Selain pangkalan militer, beberapa misi diplomatik AS di Arab Saudi, Kuwait, dan UEA juga menjadi sasaran serangan drone dan rudal.

(rnp/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |